Rista – Salah Satu Anggota OmahTI Terpilih menjadi Google Student Ambassador South East Asia 2014

Nur Rista Kurniawati, salah satu mahasiswa Ilmu Komputer UGM (2012) dan juga merupakan anggota OmahTI (staff departemen perlombaan dan anggota divisi KDC) terpilih menjadi Google Student Ambassador South East Asia 2014. Dan berikut ini adalah sedikit cerita awal yang disajikan dalam “bentuk tanya-jawab” dengan Rista sebelum berangkat ke Cebu, Philippine akhir Mei nanti.

Halo Rista, bagaimanakah perasaan kamu ketika mendapat kabar gembira ini?

“Perasaanku yang jelas seneng banget. Alhamdulillaah Allah memberi kesempatan buat aku. Tapi awalnya aku sempat bingung ketika mendapat email dari Google, kan baru kali ini aku mendapat email resmi dari Google. Pertama baca email-nya, bingung ini maksudnya bagaimana – Cuma sekrol-sekrol ke bawah dan balik lagi ke atas. Langsung takjub, kaget, gemeter, dan langsung sujud syukur. Waktu itu aku langsung agak mau nangis. Aku nggak nyangka banget kalau aku kepilih.”

Apa sih yang membuat kamu termotivasi untuk ikutan ini?

“Kalau ditanya tentang begini sih, siapa yang nggak pengen kan ya? Semua orang tentu ingin tahu bagaimana perusahaan kelas kakap kayak Google. Bagaimanakah orang-orangnya, budayanya, dan banyak lagi yang nggak cukup dituliskan di sini. Apalagi kita dan jurusan yang memang berbau TI kan ‘kental’ banget sama yang namanya Google. Paling akrabnya sih kebanyakan orang itu sama Google Search, Google Mail (Gmail), dan Youtube. Begitu populernya perusahaan Google hampir semua orang yang mengerti internet pasti merupakan pengguna dari banyak produk Google.
Wah, belum-belum malah jadi promosi Google nih, maaf malah melenceng dari pertanyaan,hehe.
Jadi, motivasinya itu lebih pengen tahu tentang Google. Nggak bisa dipungkiri sih, kebanyakan anak TI pasti pengen banget kerja di Google kan? Hehe. Nah karena penasaran dan kebetulan ada program Google yang berbau kampus jadi yaudah sih daftar aja. Kenapa pilih GSA? Soalnya Google itu udah deket banget dengan kehidupan sehari-hari kita, jadi wajar kalau aku termasuk salah satu ‘fans’ Google. Dan semoga dengan adanya program GSA ini, kita sebagai mahasiswa makin mengerti kebutuhan anak-anak muda yang haus akan teknologi yang terus berkembang.”

Terus, bagimanakah prosesnya?

“Prosesnya kalo boleh dibilang gak ribet kok, waktu itu kita diminta untuk mengisi form dan membuat video tentang diri kita selama 30 detik saja. Jadi waktu itu aku berpikir, yaudah coba aja dulu mungkin siapa tahu rejeki.”

Lalu bagaimanakah langkah ke depan kamu sebagai GSA? Misal tugas atau sesuatu hal yang dari diri kamu sendiri gitu?

“Langkah ke depan insyaAllah akan mengenalkan produk-produk Google agar lebih mengena manfaatnya terutama bagi pelajar dengan cara saya sendiri, hehe. Untuk fokusnya sejauh ini lebih ke technopreneur, jadi akan mengkolaborasikan antara teknologi dan entrepreneur(business), mohon doanya ya, semoga event itu nantinya lancar dan bisa disempurnakan nantinya, karena yang pada saya baru sebatas gambaran tema/fokus apa yang nantinya akan diambil.
Kemudian saya akan berusaha semaksimal mungkin dan memberikan yang terbaik sebisa saya. Jadi, mohon doanya ya..”

Oke, dan yang terakhir, apa pesan-pesan buat temen-temen terutama yang belum tertarik untuk ikut kompetisi?

“Jangan takut mencoba! Musuh terbesar itu terletak pada diri kamu sendiri – gimana caranya agar kamu bisa menaklukan rasa takut, khawatir, ego kamu biar bisa berani keluar melawan pikiran-pikiran negatif yang sebetulnya berasal dari kepala kamu sendiri. Urusan menang atau kalah belakangan. Kalau rejeki kan nggak ada yang tahu.
Jangan takut gagal juga. Gagal itu mah biasa. Yang mengerikan adalah ketika kamu menyerah saat sukses itu sebenarnya tinggal di pelupuk mata. Oya, biasakan juga berkiran out of the box, anti-mainstream, dan berani beda! Kalau kamu sama dengan berjuta-juta orang di luar sana lantas apa yang membedakan kamu dengan mereka? Nah ini ada sedikit tips bagaimana caranya memiliki mental yang berani beda. Sesekali boleh lo buat uji diri sendiri, misalnya suatu hari cobalah tempatkan sesuatu yang berbeda pada diri kamu, misal ketika berangkat kuliah yang biasanya pakai baju warna gelap, coba pakai yang cerah dan sebagainya. lalu lihat bagaimana reaksi orang-orang di sekitar kamu. Nah kamu bakal tahu mental kamu seberapa sih untuk mengahadapi perubahan? Ini bagus banget untuk melatih mental kita untuk kehidupan yang jauh lebih baik.
Ohiya yang satu ini jangan lupa, juga harus berpikiran kreatif dan positive thinking. Pernah denger dari mana gitu, orang kreatif itu mengalahkan orang yang cerdas. So, buat temen-temen yang merasa nggak terlalu cerdas (sama seperti saya, hehe :v) ayo berpikir kreatif saja, hehe. Biarkan imajinasimu menari-nari di atas sana sebebasnya. Dan jangan lupa take action, jangan ditunda-tunda, hehehe. Oya aku ingat satu lagi, ayo berlatih memiliki mental yang haus akan kompetisi. Semacam kecanduan ikut kompetisi, kalau udah seperti ini temen-temen pasti nggak akan berfikir tentang untung rugi dalam ikut kompetisi.  Yoy, salam semangat! ^^”

Wah, pesan yang cukup panjang. Semoga bermanfaat. Dan sekali lagi, Selamat ya Rista!
Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan mengaharumkan nama OmahTI serta Ilmu Komputer UGM tentunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] kaskus emoticons nartzco