Teknik Presentasi yang WOW

        Presentasi. Kata itu sering kali kita dengar maupun kita harus melakukannya. Namun terkadang hal penting tersebut acapkali kita remehkan. Padahal sebagai seorang mahasiswa maupun orang yang bergerak di industri manapun, presentasi merupakan tugas sehari-hari yang wajib kita lakukan. Dengan terkadang kita meremehkan hal yang terkesan sepele tersebut akan membuat presentasi kita kurang menarik bahkan ada pula pesan yang disampaikan sama sekali tidak ditangkap oleh pendengar (audiens). Lantas siapa yang salah? Audiens yang tidak mau mendengarkan dengan baik atau justru cara penyampaian kita yang tidak menarik dan membosankan? Mari kita telisik lebih jauh masalah ini satu demi satu.

 

 A.Memancing perhatian pendengar

Kesan pertama adalah yang berbicara. Dikutip dari Inc.com berikut cara-cara efektif untuk memberikan kesan pertama yang menarik sekaligus memancing perhatian pendengar:

  1. Perkenalan singkat
Jangan habiskan waktu di awal untuk mengenalkan diri Anda, sangat tidak efektif. Jika Anda menjadi pembicara yang diundang oleh pihak lain, biarkan mereka yang mengenalkan siapa Anda sebelum mulai presentasi. Jika tidak, perkenalkan diri Anda secara singkat dalam sebuah slide, tak perlu berpanjang-panjang menjelaskannya.

   2. Jangan gunakan lelucon
Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa mengatakan lelucon di awal presentasi bisa menghangatkan suasana dan membuat Anda lebih dekat dengan pendengar. Ini adalah teori yang sudah kuno. Melontarkan lelucon di awal presentasi adalah tanda bahwa Anda tidak yakin dan gugup. Pendengar bisa jadi tak sabaran jika Anda berlama-lama dengan lelucon yang tak ingin mereka dengar.

  3. Jangan mulai dengan informasi latar
Biasanya presentasi akan dibuka dengan informasi latar. Misalkan “Perusahaan kami telah berpengalaman selama 150 tahun dalam bidang retail.” Pembukaan semacam ini tampaknya ideal, tapi masalahnya, tak ada orang yang peduli dengan informasi latar. Jika Anda presentasi di depan kolega atau atasan, maka mereka pasti sudah hafal dengan informasi tersebut. Mulai dengan fakta yang penting dan bisa memancing keingintahuan mereka.

          4. Pancing rasa ingin tahu mereka
Untuk membuat pendengar fokus pada apa yang akan Anda katakan, pertama Anda harus bisa memancing rasa ingin tahu mereka. Pertama, jangan buka dengan slide bertuliskan  misalnya “John Doe, ahli keuangan” yang diikuti dengan penjelasan “Hai semuanya, saya John Doe dan saya telah bekerja sebagai ahli keuangan selama 15 tahun.”

Sebagai gantinya, tunjukkan slide dengan tulisan “Rp 1.000.000.000″ ini akan memancing perhatian pendengar Anda. Kemudian jelaskan dengan “Ya, satu miliar rupiah. Itulah jumlah uang yang sudah dihambur-hamburkan oleh setiap perusahaan setiap tahunnya. Namun, saya bisa mengajukan sebuah cara agar kita tak mengalami kerugian lagi.” Dibandingkan pembukaan pertama tadi, tentu pendengar akan lebih tertarik jika Anda melakukan pembukaan yang kedua bukan?

B.Slide presentasi

Sebuah slide yang baik akan mampu menjelaskan ide dan gagasan yang ingin disampaikan seorang presenter. Dengan demikian, audiens akan terbantu ketika melihat slide yang ditampilkan dan presenter pun lebih mudah menjelaskan apa makna yang dikandung oleh slide tersebut.

Lantas, apakah ciri khas dari slide yang mampu menggambarkan pesan dengan lebih baik?

 

Penggunaan Kata Kunci dan Gambar

1A  1B

Slide kiri menggunakan bullet point standar, bentuk slide paling standar di dunia.

Conth slide di kanan lebih kreatif dan mudah dicerna audiens. Slide ini hanya menggunakan gambar dan kata kunci saja.

 

Meringkas Teks

2a  2b

Slide kiri sudah baik menggunakan gambar yang kuat dan teks yang mengandung pertanyaan.

Namun slide tersebut dapat diperbaiki lagi dengan hanya mengajukan pertanyaan yang lebih ringkas kepada audiens. Perhatikan contoh slide presentasi di sebelah kanan. Ini membantu memperkuat pesan yang ingin disampaikan.

 

Mengganti Teks Panjang Dengan Gambar dan Angka

3a  3b

Slide kiri bercerita tentang kepulauan Indonesia. Slide tersebut memaparkan data berapa banyak pulau dan apakah pulau tersebut dihuni atau tidak. Slide ini juga menggunakan pendekatan standar bullet point.

Slide di sebelah kanan jauh lebih ringkas. Dengan gambar yang menunjukkan banyaknya pulau-pulau yang ada di Indonesia dan menggunakan angka yang diperbesar, contoh presentasi ini tampil lebih baik sebagai komunikasi visual. Adapun penjelasan detail adalah tugas presenter untuk menjelaskannya.

 

 

Mengubah Cara Penyajian Lebih Menarik

4a  4b

Slide di kiri tampil menarik dengan menggunakan kotak berwarna warni berisi penjelasan apa manfaat dari keterampilan membaca cepat.

Slide di kanan tampil lebih menarik lagi dengan menempatkan judul membaca cepat di tengah dan dibuat bergaya mind map dengan membuat empat cabang yang berisi ringkasan dari manfaat membaca cepat menggunakan hanya kata kunci saja ditambah gambar yang mewakili kata kunci tersebut.

 

Penempatan Posisi Gambar

5a   5b

Slide kiri sudah cukup bagus menampilkan kutipan ucapan seorang tokoh yakni Albert Einstein. Slide seperti ini cocok untuk pembuka atau penutup sebuah presentasi.

Walaupun demikian, contoh slide presentasi sebelah kanan terlihat lebih baik lagi dengan memperbesar gambar tokoh tersebut dan menghilangkan latar belakangnya. Teks diletakkan berhadapan langsung dengan wajah tokoh tersebut sehingga seolah-olah dia berbicara langsung kepada audiens. Slide ini jauh lebih kuat lagi dampak visualnya dan menggugah emosi daripada slide di kiri.

 

c. LATIHAN
Baca presentasi anda keras-keras, sesering mungkin. Makin sering anda lakukan, kelak ketika presentasi sungguhan anda akan terlihat lebih baik dan lebih natural. Latihan ini bukan bertujuan menghafal. Kenali setiap struktur naskah, alur dan fokus anda adalah tujuan utama latihan ini. Seperti mengenali topik presentasi, habiskan waktu anda untuk latihan persiapan presentasi daripada berkutat dengan powerpoint.

D. TEPAT WAKTU
Tidak ada yang lebih buruk daripada seorang presenter yang tidak bisa menutup mulutnya. Lewat beberapa menit saja presentasi anda dari waktu yang telah ditentukan, hal itu adalah membuang satu menit waktu diskusi dari setiap. Jika anda memberikan presentasi kepada satu grup berisi 20 orang dan anda melebihkan 5 menit, anda telah membuang waktu 2 jam mereka untuk diskusi. Tepat waktu atau kurang dari waktu yang ditentukan adalah lebih baik, selesaikan presesantasi anda lebih awal.

Jangan abaikan pertanyaan dari audiens. Audiens mesti selalu punya pertanyaan. Potong setengah dari waktu presentasi yang anda miliki dan cobalah untuk mengakhiri presentasi anda dalam setengah waktu sisanya. Jika anda punya waktu 30 menit, silahkan berlatih agar bisa selesai dalam 15 menit.

 

Semoga membantu, mari bersama-sama menjadi pribadi yang menjual. Salam semangat.

 

Sumber:

http://www.presentasi.net/contoh-slide-presentasi-powerpoint

www.inc.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] kaskus emoticons nartzco